Mengangkat Tema Refomasi Tahun ’98, Film Aum Segera Tayang di Bioskop Online

Bioskop Online siap menghadirkan film barunya pada 30 September mendatang. Film yang berjudul Aum akan mengangkat tema reformasi pada tahun 1998 yang mengisahkan sekumpulan anak remaja yang mulai sadar akan pembungkaman kebebasan berpendapat, kenaikan harga bahan pokok, dan meluasnya KKN pejabat negara dalam berpolitik.

Kesan menegangkan yang ditampilkan dalam trailer, bagaimana sekumpulan remaja yang menentang pemerintah akan diculik secara diam-diam jika melakukan pergerakan. Aksi kejar-kejaran dan penculikan diperlihatkan dalam trailer film Aum. Film Aum sendiri memberikan nuansa yang lekat pada era 90-an dari segi pengambilan film, tempat shooting, dan visualisasi yang ditampilkan membuat kita seperti kembali melihat hasil produksi film lawas.

Film yang disutradarai oleh Bambang “Ipoenk” K.M. ini juga menampilkan aktor-aktor terkenal seperti Jefri Nichol sebagai Satriya, perwakilan pemuda yang berjiwa kritis dan ingin memperjuangkan kebebasan.  Chicco Jerikho sebagai Panca, sutradara idealis yang ingin membuat film penting.  Aksara Dena sebagai Adam, anggota militer yang selalu siap untuk membela negara dan Agnes Natasya Tjie sebagai Linda, produser perempuan pemberani yang memiliki cita-cita dan aspirasi untuk perubahan negeri.

instagram @bioskoponlineid

Bioskop Online melakukan sistem pre-order secara online untuk masyarakat yang ingin menonton film Aum. Tiket dijual terbatas mulai 29 Agustus – 2 September 2021 melalui aplikasi atau website Bioskop Online.

Film ini memberikan penggambaran yang pasti bahwa negara ini merupakan negara demokrasi, namun apakah demokrasi itu nyata adanya di negeri ini? Jika melihat lebih jauh, apakah kebebasan berpendapat benar sudah bebas? Apakah masyarakat dulu dan sekarang tidak perlu merasa cemas jika mengutarakan pendapatnya? Bagaimana dengan KKN yang dulu meluas di kalangan pejabat Indonesia? Apakah sudah berkurang atau bahkan hilang? Film Aum memberitahukan kebebasan pada tahun ’98 hanya bisa didapatkan dengan reformasi, namun apakah sekarang kita sudah benar-benar bebas?

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Posts