Membangun Konflik Cerita Dalam Film

Konflik merupakan momen di mana tokoh utama harus menghadapi segala rintangan untuk mencapai tujuannya. Selain sebagai penghalang, konflik juga berfungsi untuk memaksa tokoh keluar dari zona nyamannya, mengambil keputusan dan tindakan sulit dan mengubah karakter tokoh. Konflik juga bertujuan untuk menambah bumbu drastis dalam cerita.

Lantas, mengapa konflik itu penting? Sejatinya, cerita dalam film menyajikan perjalanan tokoh yang ingin mencapai tujuannya. Dalam perjalanannya tersebutlah tokoh akan menghadapi konflik. Berkat konflik, cerita dapat bergerak, berkembang dan bertambah seru. Maka bisa dibilang, tidak akan ada cerita bila tidak ada konflik.

Bagaimana konflik itu bisa terjadi? Sederhananya, konflik harus menghalangi dan menghambat laju tokoh ketika sedang berjuang untuk mencapai tujuannya. Maka sebab dari itu diperlukan untuk mengindentifikasi kondisi tokoh, mengidentifikasi upaya atau cara tokoh mencapainya, mengidentifikasi tujuan tokoh dan memberturkan upaya tokoh dengan halangan.

Sebagai contoh konflik dalam cerita yaitu Rey dengan kondisi menganggur dan tidak memiliki uang, dengan tujuan membelikan kado cincin berlian untuk Vika, kekasihnya. Rey memiliki upaya untuk meminjam uang kepada teman-temannya untuk membelian kado itu. Namun, terdapat halangan yang dihadapi oleh Rey, yaitu teman-temannya tidak ada yang meminjamkan uang kepadanya untuk membelikan kado karena mereka tidak yakin bahwa Rey akan mengembalikan uangnya.

Itulah penjelasan tentang konflik dalam cerita. Kalau kalian memiliki opini ataupun teori mengenai topik yang terkait, kamu bisa sharing di kolom komentar ya!

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Posts